| News |
Perbedaan Batik Tulis dan Cap27 Oktober 2008
Batik Tulis
- Dikerjakan dengan menggunakan
canting yaitu alat yang terbuat dari tembaga yang dibentuk bisa menampung
malam (lilin batik) dengan memiliki ujung berupa saluran/pipa kecil untuk
keluarnya malam dalam membentuk gambar awal pada permukaan kain.
- Bentuk gambar/desain pada
batik tulis tidak ada pengulangan yang jelas, sehingga gambar nampak bisa
lebih luwes dengan ukuran garis motif yang relatif bisa lebih kecil
dibandingkan dengan batik cap.
- Gambar batik tulis bisa
dilihat pada kedua sisi kain nampak lebih rata (tembus bolak-balik) khusus
bagi batik tulis yang halus.
- Warna dasar kain biasanya
lebih muda dibandingkan dengan warna pada goresan motif (batik tulis
putihan/tembokan).
- Setiap potongan gambar (ragam
hias) yang diulang pada lembar kain biasanya tidak akan pernah sama bentuk
dan ukurannya. Berbeda dengan batik cap yang kemungkinannya bisa sama
persis antara gambar yang satu dengan gambar lainnya.
- Waktu yang dibutuhkan untuk
pembuatan batik tulis relatif lebih lama (2 atau 3 kali lebih lama) dibandingkan
dengan pembuatan batik cap. Pengerjaan
batik tulis yang halus bisa memakan waktu 3 hingga 6 bulan lamanya.
- Alat kerja berupa canting harganya relatif
lebih murah berkisar Rp. 10.000,- hingga Rp. 20.000,-/pcs.
- Harga jual batik tulis relatif lebih mahal,
dikarenakan dari sisi kualitas biasanya lebih bagus, mewah dan unik.
Batik Cap
- Dikerjakan dengan menggunakan
cap (alat yang terbuat dari tembaga yang dibentuk sesuai dengan gambar
atau motif yang dikehendaki). Untuk pembuatan satu gagang cap batik dengan
dimensi panjang dan lebar : 20 cm X 20 cm dibutuhkan waktu rata-rata 2
minggu.
- Bentuk gambar/desain pada
batik cap selalu ada pengulangan yang jelas, sehingga gambar nampak
berulang dengan bentuk yang sama, dengan ukuran garis motif relatif lebih
besar dibandingkan dengan batik tulis.
- Gambar batik cap biasanya tidak tembus
pada kedua sisi kain.
- Warna dasar kain biasanya
lebih tua dibandingkan dengan warna pada goresan motifnya. Hal ini
disebabkan batik cap tidak melakukan penutupan pada bagian dasar motif
yang lebih rumit seperti halnya yang biasa dilakukan pada proses batik
tulis. Korelasinya yaitu dengan mengejar harga jual yang lebih murah dan
waktu produksi yang lebih cepat. Waktu yang dibutuhkan untuk sehelai kain
batik cap berkisar 1 hingga 3 minggu.
- Untuk membuat batik cap yang
beragam motif, maka diperlukan banyak cap. Sementara harga cap batik
relatif lebih mahal dari canting. Untuk harga cap batik pada kondisi
sekarang dengan ukuran 20 cm X 20 cm berkisar Rp. 350.000,- hingga Rp.
700.000,-/motif. Sehingga dari sisi modal awal batik cap relatif lebih
mahal.
- Jangka waktu pemakaian cap
batik dalam kondisi yang baik bisa mencapai 5 tahun hingga 10 tahun,
dengan catatan tidak rusak. Pengulangan cap batik tembaga untuk
pemakainnya hampir tidak terbatas.
- Harga jual batik cap relatif
lebih murah dibandingkan dengan batik tulis, dikarenakan biasanya
jumlahnya banyak dan miliki kesamaan satu dan lainnya tidak unik, tidak
istimewa dan kurang eksklusif.
Disamping adanya perbedaan dari sisi visual antara batik tulis dan batik
cap, namun dari sisi produksi ada beberapa kesamaan yang harus dilalui dalam
pengerjaan keduanya. Diantaranya adalah sbb:
- Keduanya sama-sama bisa dikatakan kain batik,
dikarenakan dikerjakan dengan menggunakan bahan lilin sebagai media
perintang warna.
- Dikerjakan hampir oleh tangan manusia untuk
membuat gambar dan proses pengerjaan buka tutup warnanya.
- Bahan yang digunakannya juga sama berupa
bahan dasar kain yang berwarna putih, dan tidak harus dibedakan jenis
bahan dasar benangnya (katun atau sutra) atau bentuk tenunannya.
- Penggunaan bahan-bahan pewarna serta
memproses warnanya sama, tidak ada perbedaan anatara batik tulis dan batik
cap.
- Cara menentukan lay-out atau patron dan juga
bentuk-bentuk motif boleh sama diantara keduanya. Sehingga ketika keduanya
dijahit untuk dibuat busana tidak ada perbedaan bagi perancang busana atau
penjahitnya. Yang membedakan hanya kualitas gambarnya saja.
- Cara merawat kain batik (menyimpan, menyuci
dan menggunakannya) sama sekali tidak ada perbedaan.
- Untuk membuat keduanya diperlukan gambar awal
atau sket dasar untuk memudahkan dan mengetahui bentuk motif yang akan
terjadi.
|
| Baca juga |
| » |
8 November 2008 Batik Raddin Goes International Sejak diluncurkan pada tanggal 08 Agustus 2008, Batik Raddin telah berhasil menembus pasar batik manca negara. Saat ini produk Batik Raddin telah merambah market di wilayah Amerika, Eropa, Australia dan Asia.
|